Pemijahan Induk Pada Ikan Gurame

Pemijahan Induk Pada Ikan Gurame

Kegiatan pemijahan merupakan salah satudari rangkaian kegiatan budidaya ikan gurame dan merupakan titik aawal dalam menghasilkan gurame yang hasilnya berupa telur. Berhasil atau tidaknya pemijahan sangatlah tergantung kepada beberapa hal, diantaranya adalah kualitas induk, kualitas pakan, serta tersediannya pasokan air yang memenuhi syarat untuk pembenihan.

Berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan oleh para pembudidaya

– Persiapan Kolam
Hal Pertama yang harus dilakukan sebelum memijahkan induk adalah menyiapkan kolam terlebih dahulu. Kolam harus dibuat dan dikondisikan agar induk gurame bisa memijah dikolam yang sudah tersedia.

– Pemijahan
Pemijahan atau perkawinan dapat dilakukan secara massal. Pada umumnya, perbandingan antara jantan dan betina adalah 1:2-3.
Pemijahan dapat terjadi sebanyak 4-5 kali dalam setahun.

Setelah kolam pemijahan disiapkan, selanjutnya adalah melalukan proses pemijahan. Proses pemijahan akan terjadi jika syarat-syarat yang diperlukan induk gurame sudah terpenuhi. Tahapannya :
a. Masukan induk gurame pada sore hari.

b. Pakan yang diberikan berupa pelet terapung sebanyak 1% ditambah daun sente sebanyak 2-3% per hari. Presentase dihitung dari bobot tubuh. Pemberian pelet dua kali sehari (pagi hari pukul 08.00-09.00 dan sore hari (16.00-17.00).

c. Setelah induk dimasukan, kolam pemijahan harus selalu di cek terutama bagian meja yang berisi injuk. Jika jumalhnya berkurang kemungkinan induk sudah memijah sangat besar. Namun biasanya induk akan memijah dalam jangka waktu sekitar satu mingggu setelah dimasukan ke dalam kolam pemijahan.

Have your say

Open chat